Andalan

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

Sabar dan fokus

Dulu; Perasaan senang, gugup, dan rasa ingin tahu yang menggebu, kompak datang menghampiriku, saat dengan tenang kau mengajariku Mengambil gambar (Bidik📸) dengan baik dan benar.

Kini; cemas dan rindu yang menggebu, kerap datang bersamaan menghampiriku, saat aku mendapati hasil bidikanku sendiri.

Kamu benar, “apa-apa yang berkualitas, berawal dari sabar dan fokus”.

📸LCP. (samsung galaxi j4+)

NYALA REDUP.

Ada beberapa orang terdekat, suka melempar pertanyaaan yang sama,

“ucik, kenapa kamu tidak pakai kaca mata?”

Lho,kok”?

“Iya, kamukan suka baca, kan kebanyakan orang-orang yang suka baca, pasti pakai kaca mata”

Nah, gini ceritanya, ia memang, orang-orang yang suka baca buku, mungkin rentan mengalami gangguan pada mata, tak terkecuali aku. Bedanya aku memiliki cara sendiri untuk mengataisinya.

Saat aku membaca buku di dalam kamar, maka aku akan mematikan lampu. Aku akan menyalakan senter Hape, usahakan jangan mengarahkan nyala senter langsung ke mata kita, dan biasanya aku memantulkan nyala senter ke didinding kamar. Biar kapasitas cahaya yang memancar kearahku sedikit saja “NYALA REDUP”.

Saya tidak tau persis, entah sejak kapan NYALA REDUP saat membaca buku menjadi kesenanganku, intinya aku sangat menikmati kesenanganku ini.

Dan …… aku jadi berpikir mungkin karna aku terbiasa baca dengan NYALA REDUP, makanya aku sedikit bisa menjaga kesehatan mataku.

Hehe, kira-kira begitu kali ye, (menurut saya).

Lusia cindy pepo.

08:36. Selasa 05 november 2019

?

Menyegerakan waktu mulai, mempercepat proses pencapaian.

Bangun pagi, membuat sarapan sehat untuk diri sendiri, lalu satelahnya membersihkan badan, menyegarkan jiwa dengan menghirup aroma pagi dan kopi pekat secara bersamaan, lalu siap berangkat kerja.

Lalu, apa itu rebahan dan online saharian, tanpa melakukan hal-hal berkualitas ??

PoemLCP. 18:31 (@Bus). Selasa 15 oktober 2019.

Sj.

Setelah ini, lekas basuh wajahmu, biar besok pagi matamu tidak terlihat bengkak,” 📞👨‍👧

Seseorang (dulu) kerap mengatakan itu padaku, hampir di tiap malam,.. masih dalam dan tentang perjalan kisah ini. Itulah sebabnya kenapa, kini aku dengan segera membasuh wajah selepas menangis, sehabis nonton drama korea misalkan, hehe. Biar orang tidak melulu menafsir bebas, sebab apa mataku bengkak, sebab apa, aku menangis sampai membiarkan mata minimalisku, bengkaknya makin parah ?. Kiraku 96% dari mereka akan mentafsir betapa terjal dan betlikunya pendakian yang ku telusuri.

Tualangku,? Rumit?.. jawabanya bisa “iya” bisa juga “tidak”.

22:28, sabtu 24 september 2019| Lusia cindy pepo.

Absurd.

Penyuka apa-apa yang berbau absurd.

Walaupun suluruh dunia memaksaku untuk menjelaskan sebab kenapa aku menyukai apa-apa yang berbau absurd, itu tidak akan perna terjadi terjelaskan, mungkin, bisa dijelaskan oleh orang lain, tapi tidak olehku .

Tanpa alasan, aku jatuh suka.

Lusia cindy pepo. 19:53 sabtu 4 september 2019.

SUASANA RUMAH & CELENGAN RINDU.

Mereka sekarang hanya bertiga di rumah…

Tidak ada lagi, tetiak-teriakan perempuan-perempuan cerewet yang kerap meributkan hal-hal kecil sepeleh, seperti meributkan, tentang siapa yang bertugas membersihkan rumah, mencuci pakaian, masak dan menimba air. (Hehe).

Aku, kristin, ela dan eva… semuanya meninggalkan rumah (sementara).

“Mengejar mimpi”, ia munkin itu adalah kata yang paling pas untuk menjelaskan alasan singkat kenapa kami meninggalkan rumah, melewati laut lepas.

Kini hanya mereka bertiga di rumah…

Mama, papa, dan si bungsu “bram”…..

Serius, aku merindukan suasana rumah. Kalau tanya kapan aku dan ke tiga adikku balik kerumah ? Maka jawabanku adalah … aku akan pulang saat aku tau aku sudah siap untuk pulang (siap yang punya banyak makna).

Rindu RUMAH.

RUMAH yang membuatku merasa nyaman.

(RUMAHku: Mama,Papa dan keempat adik-adikku).

😉😘

Sabtu 10 agustus 2019 (13:09)

@BUS (perjalanan pulag dari tempat kerja ke kost).

Lusia cindy pepo.

Wanita strong (sok kuat)

Beberapa hari yang lalu, sehari setelah kecelakaan.

Adiku, mengintip aku yang sedang berusaha bangun sendiri, aku sangat tau, dalam hatinya ia pasti sedang tertawa lebar. Iya.. menertawai aku si perempuan malang yang sok strong. (Ahaha).

Bagaimana tidak, semua orang-orang rumah, kenal sekali sama sifatku yang satu ini. “Sok kuat”

Sepertinya saya akan menceritakan kekonyolan aku di sini deh, tak apalah, toh di sini tak ada sahabat nyataku. Itulah kenapa aku suka dan merasa sangat bebas menumpahkan cerita, kisah dan rasaku disini.

Jadi begini ceritanya…

Pas hari sabtu 06 juli 2019 itu, aku kecelakaan. Sebenarnya hari itu aku tidak enak badan (pusing, mencret dan demam).

Aku sudah ke dokter, terus aku dikasih tiga macam obat dan disuruh istirahat sama dokter. Terus aku minta DC (surat sakit) satu hari saja, karena aku mikir ah palingan hari sabtukan setengah hari, pulang jam 12, masa kerja setengah hari saja aku tidak kuat (sok kuat).

Nah, hari sabtu itupun datang, pagi-pagi adikku datang jenguk aku, terus bilang “eh ingat yah, hari ini kamu gak usah masuk kerja, kamu tu masih belum benar-benar sehat soalnya.. jangan bandel”

Aku jawabnya cengar_cengir aja,

baru beberapa detik dia keluar dari kamar kosku, aku langsung lari ke kamar mandi, trus siap-siap berangkat kerja.

Dan…

Pas aku mau start motor, tiba-tiba aku liat ada tetangga kosku yang satu tempat kerja sama aku, berdiri kaya orang bingung didepan kostnya, memegang hape dan mengenakan baju kerja, ternyata dia ketinggalan bus.

Nah, tanpa nego-nego aku langsung mengajak dia untuk berangkat kerja bareng sama aku,.

sempat aku mikir “ni aku bisa gak ya, bonceng dia soalnyakan badanku lagi nggak fit”

Tapi gak apalah, gak mungkin gak bisa, aku pasti bisalah.

Awalnya dia gak mau pake helm, karena gak punya helm. Trus aku suru dia untuk tunggu sebentar, aku ke kostnya adikku untuk meminjamkan dia helm. Adik ku kaget, dia memberikan helmnya dgn ragu-ragu, dengan tatapan gak yakin melihat kondisiku yg sebenarnya masih belum pulih.

Tau akukan, aku langsung beracting,,,,

Sok segar bugar gitu…

Dan lolos..

Akupun siap berangakat kerja !

Dan pas sampai pada seperempat jalan menuju tempat kerja, motorku di serempet sama motor lain.

Aku, temanku, dan motorku terjatuh.

Aku luka parah, penuh darah segar di wajah jacket dan tasku. Temanku lecet-lecet dan kesleo.

Sebenarnya aku sudah tidak bisa bangun, setengah sadar begitu,.

tapi itu tadi ,sifat “sok kuatku” enggan pergi, dia selalu datang, dimanapun dan bahkan dalam kondisi separah apapun.

Orang-orang panik, langsung membawaku ke klinik in the house MP, tapi Kata dokter yang disana saya harus di bawah ke RUMAH SAKIT yang lebih besar. Aku langsung dilarikan ke RSU PURI RAHARJA menggunakan mobil.

Sampai disana langsung masuk ruang IGD,.

Dan kata dokter disana ada beberapa luka di wajahku yg harus di jarit karena lukanya dalam katanya, dan pas suntik bius itu mendarat di bagian lukaku, disana tangisanku pecah, air mataku berhamburan keluar, sikap “sok kuatku” tidak muncul lagi. Saat itu aku benci dengan diriku sendiri, aku benci dengan duniaku.

Tapi ternyata, pas di RSU PURI RAHARJA, sifat sok kuatku tak berani muncul.

Buktinya pas di dalam mobil, pas mau dianter untuk pulang., tetangga kostku yang aku boncengin itu nanya “ka Luka jaritanya tida sakit” jawabanku tentu saja “TIDAK”.

Dan hingga saat ini.. hari ke 6 (enam). Aku terbaring karena kecelakaan, aku masih suka nyanyi dan belajar gitar, padahal mulut sudah tidak bisa di buka lebar-lebar dan gak bisa sebut huruf M, terus jemari juga penuh lecet, tapi sok-sok mampu memainkan kunci gitar.

Dan … kalau ada yang bertanya..

Kok masih bisa nyanyi ?

Maka jawabanku ialah, biar gak ketauan , kalau saya su SKARAT.

trus kenapa masih nekat belajar gitar padahal jemarinya masih penuh luka ?

Maka jawabannya adalah:

Biar JEMARI GAK CEMBURU, MELIHAT SI MULUT YANG DIJARIT MASIH BISA MELAKSANAKAN FUNGSINYA, MAKAN MINUM DAN MENGELUARKAN BUNYI.

APA LAGI SI JEMARI YANG CUMA LECET-LECET SAJA, PASTI LEBIH BISA DONG, MELAKSANAKAN FINGSINYA.

ahww..

Sudah dulu ya… aku mau minum obat ni.

Lupa soalnya, seharusnya su dari tadi pagi aku minum obat. Oh iya salain sok kuat aku juga punya satu penyakit lagi LUPA-LUPI (pelupa). Ok kapan-kapan aku ceritain deh, tentang penyakitku yg satu ini. Iya itupun kalau aku masih hidup, doain yah ! Hehe

Salam semangat !

Jangan lupa tersenyum, meski sekarat ( macam aku).

Hehe.

Lusia cindy pepo. 11:12 (kamis 11juli 2019).

Menertawakan luka, biar malu, lalu lekas pergi.

Hari ini ialah hari pertama saya “kontrol”.

(Baru saja pulang dari klinik in the house MP).

Iya… mengontrol luka hati eh salah maksudku luka bekas jaritan yang di perban rapi sejak dua hari yang lalu (06 juli) di RSU PURI RAHARJA, posisi lukanya tepat di tempat yang paling strategis, serius. Perbannya itu nangkring manis di bawahnya hidung dan di dagu. Sudah seperti kumis dan jenggot saja ya…. hehe.

Ya emang iya, aku menganggap dua perban ini kaya kumis dan jenggot saja. Kalau di tanya sakit ? Yap sakit lah.. Mana ada luka yang tak sakit, luka hati yang tak berbekas saja sakit apa lagi luka jaritan.

15:28, Senin 08 juli 2019

Lusia cindy pepo.