Sebab COVID19

Astaga, banyak hal memang harus tertunda dulu.
Sesal iya, tapi ya mau bagaimana lagi..
Toh hidup tetap berjalan terus,
Nantilah., semua pasti sampai pada tujuannya masing-masing kok.
Hanya saja, perjalannan pencapaiannya kali ini di perlambat, jadi mungkin lebih banyak jedanya.
Tak apa ya, semua begitu kok, tak hanya kamu sorang.

Mengingatkan diri, untuk tetap optimis ! 😉

Pilihan yang kupilih.

Tak perlu menyelimuti diri dengan tumpukan-tumpukan ketakutan.

Juga, tak perlu memvonis dirimu sebagai sesosok jahat, tega dan kejam.

ah, coba saja bertukaran rasa dan raga itu bisa dilakukan.

Percaya atau tidak, aku sesosok sederhana yang suka menyederhanakan banyak derama dan sakit.

Dan meskipun seluruh dunia memaksaku untuk, meyakinkan orang-orang untuk percaya kepadaku,. Maaf saja, itu tidak akan perna kulakukan, karena aku tidak peduli seberapa banyak orang yang percaya padaku.

Aku menikmati hidupku, aku suka menikmati setiap masa dan rasa yang ada didalamnya.

22:04. Jumat 20 maret 2020.

CURHAT

Jangan tanya, apakah aku mencintai hidup ku ?

Kalau hanya ingin tahu saja.

Dan tidak ada niat untuk menjadi kawan yang bersahabat.

Sekarang aku tanya:

Bagaimana perasaan kamu, saat kamu dalam keadaan sakit parah, dan terluka.

Orang-orang terdekat kamu bilang.

“Untung saja kamu masih bisa bertahan, dan masih bisa bekerja kembali, coba kalau tidak,siapa lagi yg bisa membantu adik-adik kamu ?”

Dan satu lagi, jangan perna melempar tanya tentang “arti peduli yang benar-benar peduli ke padaku.

Bahkan tak terhitung berapa banyak jumlahnya, aku menyemogakan permohonan yang itu2 saja kepada semesta, “bila aku diizinkan untuk di lahirkan kembali, aku ingin jadi pohon saja” lebih alami, real, dan tak ada sandiwara.

nyantap INTEL oi.

Jadi begini ceritanya,.

Beberapa jam yang lalu, langit bali berantem sama matahari. Gara-gara dia patahin lipstiknya matahari yang baru beli kemarin.

Trus, matahari marahin langit bali sampai sedih, sedih sesedihnya sedih.

Pas matahari tahu,… langit bali mulai sedih …

Eh Dia kabur, takut di omelin sama Ibunya langit bali, katanya. Dan seketika itu juga langit bali menangis sejadi-jadinya.

Jadi sebab itulah kenapa saat ini aku menyantap INTEL (indomie telor) sembari menikmati buliran air hujan yang ramai-ramai mengencani bibir kaca jendela dengan lembut.

||salam INTEL dari kami anak kos🙂

Sabar dan fokus

Dulu; Perasaan senang, gugup, dan rasa ingin tahu yang menggebu, kompak datang menghampiriku, saat dengan tenang kau mengajariku Mengambil gambar (Bidik📸) dengan baik dan benar.

Kini; cemas dan rindu yang menggebu, kerap datang bersamaan menghampiriku, saat aku mendapati hasil bidikanku sendiri.

Kamu benar, “apa-apa yang berkualitas, berawal dari sabar dan fokus”.

📸LCP. (samsung galaxi j4+)

NYALA REDUP.

Ada beberapa orang terdekat, suka melempar pertanyaaan yang sama,

“ucik, kenapa kamu tidak pakai kaca mata?”

Lho,kok”?

“Iya, kamukan suka baca, kan kebanyakan orang-orang yang suka baca, pasti pakai kaca mata”

Nah, gini ceritanya, ia memang, orang-orang yang suka baca buku, mungkin rentan mengalami gangguan pada mata, tak terkecuali aku. Bedanya aku memiliki cara sendiri untuk mengataisinya.

Saat aku membaca buku di dalam kamar, maka aku akan mematikan lampu. Aku akan menyalakan senter Hape, usahakan jangan mengarahkan nyala senter langsung ke mata kita, dan biasanya aku memantulkan nyala senter ke didinding kamar. Biar kapasitas cahaya yang memancar kearahku sedikit saja “NYALA REDUP”.

Saya tidak tau persis, entah sejak kapan NYALA REDUP saat membaca buku menjadi kesenanganku, intinya aku sangat menikmati kesenanganku ini.

Dan …… aku jadi berpikir mungkin karna aku terbiasa baca dengan NYALA REDUP, makanya aku sedikit bisa menjaga kesehatan mataku.

Hehe, kira-kira begitu kali ye, (menurut saya).

Lusia cindy pepo.

08:36. Selasa 05 november 2019

?

Menyegerakan waktu mulai, mempercepat proses pencapaian.

Bangun pagi, membuat sarapan sehat untuk diri sendiri, lalu satelahnya membersihkan badan, menyegarkan jiwa dengan menghirup aroma pagi dan kopi pekat secara bersamaan, lalu siap berangkat kerja.

Lalu, apa itu rebahan dan online saharian, tanpa melakukan hal-hal berkualitas ??

PoemLCP. 18:31 (@Bus). Selasa 15 oktober 2019.

Sj.

Setelah ini, lekas basuh wajahmu, biar besok pagi matamu tidak terlihat bengkak,” 📞👨‍👧

Seseorang (dulu) kerap mengatakan itu padaku, hampir di tiap malam,.. masih dalam dan tentang perjalan kisah ini. Itulah sebabnya kenapa, kini aku dengan segera membasuh wajah selepas menangis, sehabis nonton drama korea misalkan, hehe. Biar orang tidak melulu menafsir bebas, sebab apa mataku bengkak, sebab apa, aku menangis sampai membiarkan mata minimalisku, bengkaknya makin parah ?. Kiraku 96% dari mereka akan mentafsir betapa terjal dan betlikunya pendakian yang ku telusuri.

Tualangku,? Rumit?.. jawabanya bisa “iya” bisa juga “tidak”.

22:28, sabtu 24 september 2019| Lusia cindy pepo.

Absurd.

Penyuka apa-apa yang berbau absurd.

Walaupun suluruh dunia memaksaku untuk menjelaskan sebab kenapa aku menyukai apa-apa yang berbau absurd, itu tidak akan perna terjadi terjelaskan, mungkin, bisa dijelaskan oleh orang lain, tapi tidak olehku .

Tanpa alasan, aku jatuh suka.

Lusia cindy pepo. 19:53 sabtu 4 september 2019.