Andalan

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

Iklan

I miss.

Suatu hari, bila matamu jalan-jalan kesini. Terus matamu menemui tulisan ini.

Aku cuma mau bilang, seperti kataku berkali-kali padamu, aku menulis hanya untuk di nikmati oleh diriku sendiri.

Aku juga sudah terlalu tahu, palingan kamu akan mengatakan hal itu lagi padaku. Sebuah kalimat yg kerap membuat beberapa semangatku memilih mundur.

Begitulah …

Tidak ada hal berkualitas yang bisa aku buat, untuk bisa menyenangkan matamu, juga hatimu. Bukan karena aku tidak berusaha atau malas berusaha, tapi karena aku tahu, sekeras apapun aku berusaha menunjukan kualitas diriku., atau berusaha mengembangkan hobi yang aku rasa, aku memilikinya. Tetap saja itu semua bukanlah apa-apa bagimu.

Kamu yang kumiliki saat ini, tidak lagi sama seperti sahabat hati, juga motivator yang aku miliki waktu itu.

Kamu yang waktu itu, berhasil membuatku merasakan, bagaimana rasanya memiliki seorang kakak laki-laki. Saat itu, Aku berpikir mungkin kamu adalah kado yang sengaja dihadiahi tuhan untuku.

Namun saat ini,Aku seperti tidak mengenal kamu lagi.

Kemana perginya, kamu yang di waktu itu …

Aku Rindu …

Minggu 17 maret 2019| 21:26.

Lusia cindy pepo.

Kita sama.

Kita sama…

Dulu aku juga begitu.., tapi beda sebap.

Aku ingin,tapi ….

Untuk keadaan dan perasaan yang menguasaiku kini, aku jadi ingat mimpi indah yang aku bangun sejak aku kecil, itulah kenapa saat masih Sekolah Dasar, aku rajin ke gereja dan rajin ikut sekolah minggu.

Aku sangat ingin menjadi Biarawati. Dan mama sangat tahu itu. Mama bahagia, juga sangat mendukung Mimpi indahku itu.

Dan…

Ah kenapa, Papa waktu itu tidak merestui inginku.padahal aku sangat ingin.

Dan sampai saat ini, aku sangat menyesal kenapa dulu aku tidak masuk Biara. Apa lagi dengan keadaan yang aku rasai saat ini.

Kenapa waktu itu aku tidak Memohon dan memberi keyakinan dengan sungguh kepada papa, bahwa sebaik-baiknya pilihan yang aku ingin dan aku pilih adalah aku masuk biara.

Minggu 17 maret 2019 | 20:07.

Lusia cindy pepo.

Tuhan, engkau menyelidiki dan sangat mengenal aku.

Ucik,Ayu dan Minggu pertama dibulan maret 2019.

Kau tau, hari mingguku kali ini beda.

Kalau di minggu-minggu sebelumnya, bangun pagi jam 05:00 ialah, larangan bagi saya. Larangan yang saya buat, untuk dipatuhi oleh diri saya sendiri.

Mingkin karena terikat janji. Ia, barangkali itu adalah alasan yang paling tepat, kenapa hari ini saya bangun jam 05:00, juga untuk pertama kalinnya saya menghidupkan alaram di hape yang mungkin sudah hampir lima bulan saya pakai.

Bangun pagi, langsung kekamar mandi. Sembari mengambil pakain kotor yang sejak semalam saya kumpulkan, untuk di cuci. Pakaian kerja dan pakaian sehari-hari yang aku tampung sejak seminggu yang lalu. Karena memang begitu, mencuci pakain kotor hanya berlaku dan bisa terlaksana satiap hari libur kerja, bukan termasuk pakaian dalam juga kali ya, kalau yang ini beda lagi. Wajib dan harus di cuci setelah selesai mandi.

Dan sesuai janji kemarin dengan ayu sahabat saya, sesaat setelah mandi dan mencuci pakaian ayu datang menjemput saya, untuk berburu beberapa potong pakaian, sayur dan jajan dipasar kreneng.

Di perjalan kami memperbincangkan banyak hal, termasuk ayu yang melempar banyak protes pada saya. “Sindi, kamu tu boong banget yah, katanya gak ada anjing di gang menuju kostmu, eh ternyata anjingnya berbaris hampir disetiap pintu rumah yang ada di dekat kos-kosanmu”. Saperti biasa, saya hanya tertawa kecil. Sambil berujar ” maaf yu, abisnya kalau saya kasih tau di gang menuju kosku banyak anjing, kamu pasti gak bakalan mau menjemput, pasti saya di suruh bawa motor sendiri kekostmu”.

Begitulah,,,.. saya dan ayu selalu menikmati kebersamaan kecil, yang dihadiahi waktu untuk kami rasakan.

Sesampainya di pasar, kami cepat-cepat memarkir motor pada tempat yang sudah disiapkan oleh juru parkir di sana, seperti biasa. Disuruh untuk tidak kunci stang, helmnya dikunci, agar saat motornya di pindahin biar , helmnya tidak jatuh. Dan setelah urusan parkir memarkir selesai, ayu cepat-cepat menarik tangan saya, agar cepat-cepat mengambil langkah menuju tempat stand pakian yang hendak kami tuju. beberapa potong pakaian kesenangan sudah ada dalam genggaman kami. Tak butuh waktu lama, kami langsung berburu sayur, daging, dan juga jajan bali, yang biasa kami makan bersama di tempat kerja. Setelah semuanya selesai. Kamipun langsung bergegas ke tempat parkir, untuk segera pulang,. Dan sesaat sebelum kami sampai ditempat parkir, Ayu dan saya berinisiatif untuk menyerahkan uang 5000an sisa uang belanja kami ke pengemis cacat yang sedang duduk di pinggir jalan, yang tentu saja banyak polusinya.

Diperjalanan menuju kos, saya dan ayu, sibuk berceloteh sembari menebak-nebak, kira-kira keluarga pengemis itu pada kemana ?, Kenapa mereka membiarkannya mengemis dijalan, pada hal dia terlihat seperti sedang menderita sakit dan cacat. Kenapa mereka tidak membiarkannya beristirahat dirumah, dan memberikan kehidupan yang layak untuknya. Dan kalau dia tidak punya keluarga, lantas siapa yang mengantarnya kesana ? Dan dengan tega menyuruh dia mengemis.

Dan….

Sesampainya di kost milik ayu. Langsung saja saya membersihkan kangkung karna itu memang sudah menjadi tugas saya. Sudah menjadi kesepakatan kami. Karena ayu tau saya tidak pandai meracik bumbu dan atau memasak.

Ayu dengan cekatan meracik bumbu juga menyiapkan teh dan jajan, untuk kami nikmati berdua, sembari menunggui masakannya ayu selesai dan siap dihidangkan.

Kami duduk menikmati teh, sambil memberbincangkan banyak hal.

Setelah masakan ayu selesai, kami menunggu beberapa menit lagi, untuk makan. Masakan ayu serba pedas. Kita berdua sama-sama suka pedas.

Selesai makan, saya membantu menyiapkan undangan pernikahannya ayu.

Banyak hal yang saya dan ayu lakukan berdua hari ini. Termasuk menghabiskan kripik usus ayam dan menyeruput es kapucino.

Dan jam, 02:29 ayu kembali mengantarku pulang. Tak lupa kami saling memberikan ucapan terimakasih.

Sindi terimakasih sudah menemani dan membantu saya hari ini. Kata ayu

“Iya yu, terimakasih juga sudah menyuguhkan jajanan yang enak, makan masakan kamu, mengajakku kepasar dan terimakasih juga sudah mengajaku bertukar cerita tentang banyak hal hari ini” kataku.

Dan…

Saya sangat ingin, hubungan persahabatan kami akan baik dan bahagia seperti hari ini, selamanya.

20:59.

Denpasar timur,Minggu 03 maret 2019.

Lusia cindy pepo.

Kriting dan lebatnya rambutku akan kembali pulang.

Keadaan ramburku yang sekarang.

Ucik, bisakah kau membiarkan mereka tumbuh seperti seharusnya, keriting, lebat dan panjang, jangan lagi kau tarik paksa, lalu kau potong pendek sebahu”.

Kata papa suatu ketika, (tlfn).

Iya begitulah, …

Aslinya rambutku kriting seperti indomie, lebat seperti hutan. Kembang tak beraturan.

Dulu saat sekolah, “mengurus rambut” ialah alasan paling sering dan paling masuk di akal, kenapa aku terlambat datang ke sekolah.

Saat SD (Sekolah dasar) papa dan mama adalah penata rambut andalan saya, kerap di kepang. Di pakaikan banyak karet atau pita rambut, biar tidak kembang tak beraturan semaunya. Atau dipakaikan jepit rambut.

Bahkan Keramas menggunakan “santan kelapa” ialah suatu keseharusan bagi saya. Minimal tiga hari sekali atau satu minggu sekali. Kalau tidak di keramas pakai santan kelapa, maka penggantinya ialah minyak kemiri.

Dan setelah saya lulus SMA, papa membawaku kesalon, untuk pertama kalinya aku menikmati rambutku di tarik paksa dan di potong pendek sebahu. Dan dari sanalah kecanduanku menarik paksa rambut dan memotongnya sebahu berawal. Jadi itulah kenapa, aku tidak perna setuju kalau mereka menyalahkanku tentang hobiku yang satu ini. Salahkan saja papa, karena papa ialah orang pertama yang membawaku kesalon. (Hehe).

Tapi, seperinya sekarang aku akan kembali membiarkan rambutku tumbuh kriting dan lebat sebagaimana mestinya, seperti rambutku yang dulu, saat aku masih menjadi ucik kecil mungil hitam manis yang lugu. Tapi aku masih bersyukur, karna kebiasaanku untuk tidak berdandan sejak dulu, sampai saat inipun masih berlaku. Jadi bedak, lipstik dan cermin bukanlah benda-benda ajaib yang harus aku simpan didalam tasku, yg aku bawah kemanapun aku pergi. Seperti kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh kebanyakan makhluk sesama perempuanku yang sejati.

Ok, fix, kembali kritingin rambut !

Biar papa senang.

23:48|sabtu 23 februari 2019.| Lusia cindy pepo.

Dengar dan ceritakan kembali.

Gosip… wkwk

“Cindy waktu kamu SMA, ada gak di kelasmu cewek yang paling cantik ” ayu menanyakanku dgn serius…

“Ck , di kelasku cuma ada empat orang cewek yu, yang jumlahnya banyak tu, anak2 cowok, dan ada,lah dari mereka yang pintar juga ganteng”.. jawabku asal-asalan…

“Nah, kalo gitu sin,, itu baru namannya mantep, ganteng juga pinter…” ayu menanggapi jawabanku.

“Dengarin ceritaku ya sin ya…” ayupun mulai bercerita.

” Dulu sin, aku punya temen cewek cantiiiiikk banget, serius sin., saking cantiknya buanyak cowok dari kelas-kelas lain pada rebutan nembak dia, kecuali cowok-cowok di kelasku. Udah gitu dia suka gonta-ganti pacar sin, hampir tiap minggu. Dia itu jago banget dandan, sampai2 kalo gk ada guru di kelas, dia sibuk dandan mulu, terus gk perna ngerjain tugas, kalo ada PR pasti kerjanya minta contekan mulu, bahkan untuk tugas yang paling gampangpun, dia tetap saja, tidak bisa mengerjakannya.

Sampai perna suatu hari, ada mata pelajaran agama, ada beberapa kelas, disuruh untuk bergabung jadi satu di satu ruangan, termasuk kelas kami.

Dan sejak saat setelah ikut kelas gabung di hari itu, semu cowok-cowok kelas lain yang dulunya suka godain dan ngejar-ngejar dia, langsung ilvil semuanya, gk ada lagi yang mau godain dia.

Kamu tau kenapa sin ?

Itu karna, mereka semua baru tau kalau dia itu, menanng tampangnya doang,.

“Taunya dia bodoh, gara-gara pas ikut kelas gabung itu dah sin, beberapa kali gurunya kasih pertanyaan yang gampang-gampang dia gak bisa jawab, dan saat guru marahin dia,, Dia malah cengar-cengir ketawa-ketiwi, dengan Percaya dirinya yg tinggi, gak ada rasa malunya sama sekali.”

“Dan sejak hari itu dah, gak ada lagi cowok yg mau dekat sama dia.”

Jadi, itu tadi cerita dari temanku Ayu, jadi aku hanya menceritakannya kembali di sini. Ahahaha,,, jadi ketauan dong, sama seperti beberapa perempuan lain, aku dan ayu juga suka gosip. Hehe

Oh ia, aku menulis ini disini, gara-gara aku perna membaca sebuah artikel. Katanya “salah satu cara biar bisa jadi penulis yg baik iyalah: Jadilah pendengar yang baik” hehe,

o ia, bukannya aku ingin menjadi penulis, aku hanya ingin menulis untuk aku nikmati sendiri, cukup tau dirilah aku, aku mah apa atuh, aku cuma remahan biskuit di mulut bayi “gak penting”. 😉

22:34 |rabu 20 februari 2019

Lusia cindy pepo.

Leonardo si pecandu CATUR.

Leonardo alan bram pepo, ia itu nama lengkapnya. Orang-orang rumah sering memanggilnya nana/bram, ada beberapa tetanggaku lebih senang memanggilnya leo/alan. Tapi ada beberapa sanak keluarga lagi, memanggilnya dengan sebuatan “lolu”. Hihi… banyak sekali yah, nama panggilannya.

Dia adalah raja kecil kami di rumah, anak cowok satu-satunya yang papa mama miliki, dan adik kami berempat, adik yang paling bungsu. Dia nakal dan jahil, tapi tidak pada semua orang. Dia juga seorang yang sangat perasa (seperti papa),. Kadang suka manja, lalu berubah wujud menjadi seorang yang pendiam. Hehe dia memang unik, aku mencintainya, sangat mencintainya.

Kemarin, pas aku mau balik lagi ke bali, dia menugutarakan satu permintaan padaku,. “Kaka ucik, weli koe papan catur p, boto ngo labar terus aku, kudu di’a betah one mbaru, maen catur agu hi papa, eme toe agu ise ela eva”. Dengan senang hati aku membelikan papan catur itu untuknya, mengingat betapa berkualitas hoby dan keinginannya.

di zaman yang serba canggih ini, dia malah tidak perna tartarik sama HP, palingan dia pegang hp, kalau lagi telfon sama aku, pakai hpnya papa. kadang main game di hpnya ela dan eva, dan itupun kalau disuruh.

Tapi…. tadi pagi, aku mendengar cerita yang lumayan unik dan lucu, dari si kembar ela-eva adik-adikku. Katanya, hampir setiap sore bram nantangin mereka berdua untuk bermain catur, tapi ela eva menolaknya berkali-kali. Kenapa mereka menolak ? Karena hampir di setiap permainan dia selalu menjadi pemenang, dan kalau dia menang, maka ela eva akan diolok habis-habisan olehnya.

Dan saking seringnya ditolak,,, sampai-sampai dia melakukan beberapa hal konyol,. perna suatu hari dia kasih bayaran ke eva, biar mau main catur sama dia. Terus ela juga cerita, katanya perna main catur sama bram, dan saat di tengah-tengah permainan, saat ela tau, ela bakalan kalah, ela langsung berhenti bermain catur,,,, trus bram gak terima, dan parahnya dia bilang “ela, toe ma co.on teing hau kat laku menang tong ga, asal maen sampe selesai kali” wkwk.. nah bloonnya tembus pandang kan ?

Oh ia, tadi papa juga cerita (telfon), katanya suatu hari papa perna melempar tanya ke ela dan eva, kalau misalkan, bram masuk biara, mereka pada setuju atau tidak ? Trus ela sama eva menolaknnya dengan serentak dan kompak,.

Lalu, tadi pas telfin, aku iseng cobain ela sama eva. aku coba cari tahu, apa alasan mereka menolak bram masuk biara ?, dan jawaban mereka ialah: mereka menolak bram masuk biara karena bram satu-satunya anak cowok yang papa miliki,. Siapa nanti yang merawat papa sama mama, siapa nanti yang jagain rumah, siapa nanti yang jagain tanah-tanahnya papa ?. Trus aku kasih saran… kan enak kalau bram masuk biara, tidak ada lagi yang bakal mengganggu ketenangan hidupnya, biar saja tanah-tanahnya dikasih ke keluarga2 papa saja, lagian kalian tidak ingat kejadian pas kita masih kecil dulu,? saudara-saudaranya papa, perna mengancam papa, dan ingin merampas tanah milik papa, sampai-sampai kehidupan kita tidak nyaman, karna kerap terganggu karena, sering diteror malam-malam.

“Nah justru itu….”. Nah kali ini eva yang angkat bicara,,, “itu makanya aku ingin cepat-cepat lulus dan ikut test bidik misi, biar bisa kuliah. Dan kalaupun aku tidak lulus test bidik misi, maka aku akan berangkat ke jakarta (terikat janji sama kaka tardy, mau dikuliahin). Sampai disana nanti, aku akan bisa mengambil “HUKUM” biar bisa mengangkat martabat keluarga, danmenegakkan hukum yang seadil-adilnya,. Biar keluarga kita tidak lagi di anggap remeh sama orang-orang”.

Aku hanya terdiam membisu… mendengar ketegasan eva.. sambil berbisik dalam hati: “sejak kapan, sih ulat bulu ini, jadi tegas begini?,,”

soalnya dari kecil dia itu seorang yang sangat pemalu dan penakut. mungkin karna belajar dari kerasnya hidup kali ya? Atau mungkin karna kegemaranya menampung banyak sertifikat dirumah,

ia..

Eva kerap ikut lomba, mulai dari dia SD, SMP, sampai sekarang dia SMA, ikut lomba matematikalah, ipalah.. bahasa inggris,, dan cerdas-cermat apalah yg lain. tapi yang bikin aku jengah, kemarin dia cerita bisa pas dia ikut lomba storytelling. Menghafal, berdiri, dan bercerita tentang dongeng maling kundang (pakai bahasa inggris) didepan orang banyak. Ckck. Ya elah,,, ternyata dia sekarang mamiliki kebranian yg tinggi. Dan aku kalah banyak.

Jadi begitulah, banyak hal yang kami usahakan untuk kebaikan hidupnya si pecandu catur “bram” kelak, seperti halnya aku, yang sekarang lagi semangat-semangatnya berusaha mengumpulkan uang yang banyak untuk membelikan dia motor, biar nanti pas dia masuk SMK, tidak Merasakan apa yg kami berempat rasakan dulu, susah mendapatkan uang bemo, untuk ongkos pergi-pulang sekolah. Kalau uangnya tidak cukup, kadang pulangnya jalan kaki. Dan kadang tinggal dirumah kerabat dan…. ah… sangat sulit untuk aku ceritakan lagi.

Intinya kami berempat akan berusaha keras, biar kisah kelam yang lumayan menyesakan itu, tidak akan lagi hinggap dalam dunianya Bram.

Kami sangat mencintai raja kecil kami, leonardo a.b. pepo. Kami ingin dia selalu di peluk lembut oleh perasaan bahagia.

Eh ngomong-ngomong, dagunya si Bram lonjog ya ? Kata bapaku dia mirip sama kakek. (Ayahnya papa).

Minggu 17 februari 2019. 19:31

Lusia cindy pepo.

Papa, aku, dan Rindu.

Belum tidur … terus, tangan gatal tak mau diam, padahal sudah bingung parah, mau nulis apaan disini. Ya sudah karena tidak bisa di kendaliin terpaksa nulis saja terus. Ceritannya malam ini aku rindu papa, sebenarnya sudah dari beberapa hari yang lalu sih aku Rindu.

Eh sebentar-sebentar…. ini ideku keluar, pelan-pelan mengalir.. eh tuh kan mengalir . Ya Sudah… aku ceritain tentang kerinduanku sama papa di sini ah.

Jadi begini ceritanya, pas liburan natal dan tahun baru kemarin,aku ambil cuti dua minggi, buat pulang kampung. Dan tanggal 23 malam tiba di labuan, terus aku nelpon papa, untuk minta dijemput keesokan harinya diruteng, jam 08..,Eh ternyata tiba di ruteng jam 07, dan kebetulan pas turun dari mobil, yang aku tumpangi dari labuanbajo_ruteng, ada tukang ojek dari kampungku, ya sudah aku naik ojek aja, biar bisa cepat-cepat sampai rumah. Sudah terlalu rindu soalnya, dan tidak sabar untuk bertemu dengan orang-orang rumah. Dan pas aku sampai di halaman rumah, aku liat papa, ternyata dia lagi siap-siap nungguin bemo buat jemput aku di ruteng, dia lihat aku turun dari motor, dia langsung berbalik arah.. dengan senyum ceria diwajahnya… aku tahu dia sangat merindukanku, di hari itu dia terlihat sangat bahagia saat meliahatku datang. Aku langsung masuk ke dalam rumah dan lari kepelukan mama, mama menangis sejadi-jadinya.. karena melihat kondisiku saat itu yang sangat kurus, berbeda sekali saat masih tinggal bersama mereka di lima tahun yang lalu, kalian bayangkan saja, sudah lima tahun meninggalkan rumah, bisa bayangin tumpukan rindu yang menggunung, tertahan selama lima tahun.

Dan….. kembali, aku masih belum mampu memeluk papa, rasanya tidak kuat, aku sangat rindu dan sangat mencintainya, dan itulah kesamaan sifat juga sikap kami berdua, pintar menutupi rasa. Papa mungkin terlihat biasa saja, tapi aku tahu dia seorang yang sangat perasa. tetanggaku perna bercerita, ternyata dulu beberapa hari setelah papa pulang mengantarkanku disini (bali), papa menangis karana merindukanku, bahkan anak-anak tetangga di marahin habis-habisan, kalau ketauan merusak bunga-bunga yang aku tanam di taman kecil depan rumah.

Salah satu bunga yang tumbuh di taman kecil depan rumah. Yang aku bidik pas liburan kemarin. 25 desember 2018. 08:47.

Dan…. diam-diam aku berjanji dalam hati, selama liburan aku akan menggunakan waktuku dengan baik, aku memberi jadwal kepada diriku sendiri, kapan aku harus menemani mama kekebun, kapan mengajak papa mengelilingi kota ruteng berdua, menemani adik-adik mengerjakan tugas rumah, bermain dan bertukar cerita. Aku juga menyiapkan waktu untuk menemui sahabat, kakek-nenek dan semua keluarga-keluarga dekatku yang lain.

Dan semuannya berjalan sesuai rencana, jugap jadwal yang aku buat.

Dua hari aku berjalan memutari kota ruteng bersama papa, bayaangin saja jalan kaki dari ruko ke kantor polisi, dari kantor polisi ke kantor bupati, dari kantor bupati ke rumah sakit umum ruteng,. Dan pas pulang dari rumah sakit, papa berinisiatif mau tahan bemo yang lewat, sambil jalan santai katanya…. eh ternyata pas sampai di sma widya bhakti kita baru nyadar, kalau kita lupa tahan bemo yang lewat. Gara-gara keseruan yang aku dan papa nikmati, saat bertukar cerita. Terus pas ada warung bakso, papa ajak aku makan bakso, papa bilang papa yang traktir, eh ternyata pas mau di mau di bayar, ternyata mba yang jualan bakso tidak punya uang kembalian, kebetulan sekali disaku celanaku, aku punya uang pas rp 40.000, dan jadinya aku yang traktir papa makan bakso. Hehe ah banyak deh…. cerita menarik tentang aku dan papa, saking serunya, aku dan papa sampai lupa untuk saling memberikan ucapan selamat natal dan tahun baru, ah gila…. nah bisa kamu bayanginkan ?,, bagaimana kalau aku dan papa bertemu. Ya iyu tadi, Suka jalan-jalan berdua, ngopi berdua sambil becerita tentang dan cerita motifasi. tapi sebenarnya aku sangat menyesal belum memberi ucapan selamat natal dan tahun baru sama papa, kira-kira papa sadar tidak ya?, besok aku mau nelpon papa, suda satu bulan tidak nelpon, sekalian mau bilang sama papa, kalau kita berdua lupa, untuk saling mengucapkan selamat hari natal dan tahun baru kemarin.

PAPA DI KANTOR BUPATI. hehe ini aku yang bidik.. papa yang minta, begini katanya ” ndu cala ba roto koem bo pe, damang koe emin d, woto koe hi papa cekoen” (roto koe Alias tas kamera). 12:45 31 Desember 2018.

Wkwk,….pande nukkkkkk

02:14, 16 februari 2019.

Lusia cindy pepo.

Prihal mencurahkan isi hati.

Mencurahkan isi hati lewat lisan bukanlah kegemaranku. Lebih tepatnya sih aku tidak punya kebranian untuk menyuarakan kegelisahan hati lewat lisan.

Dan… aku malah lebih suka mencurahkan isi hati lewat rankaian kata (tulisan). Itulah kenapa aku merasa sangat sulit menemui dan mendapatkan sahabat yang bisa mendengarkan curhatku.

Akhir-akhir ini, aku sebenarnya sedang berada dalam fase “gelisah sketsa”. Kenapa seketsa? Karena yang aku tahu ada beberapa rasa hadir tidak untuk menetap selamannya (permanen), tapi sketsa. Asal bisa mengatasi dan mendapat pencerah dari kawan yang bersahabat misalkan, Seperti rasa gelisah yang menetap dalam beranda hatiku dalam tiga bulan terakhir ini. Tidak seperti dulu saat saya masih aktif di facebook, Aku lebih cepat dan gampang mendapat sahabat yang dengan senang hati mau bertukar cerita denganku. Dan kebanyakan dari mereka adalah kepala-kepla yang berambut pendek, iahh.. mereka ialah makhluk tuhan bernama laki-laki (kaum adam), dan uniknya mereka hanya mengenalku hanya di dunia maya, dan tidak dinyata. Tapi kataku mereka ialah manusuia-manusia paling baik yang dikiŕim tuhan untuk mengerti tentang keanehanku. Mereka kawan yang bersahbat. Kerap senyum-senyum dibalik selimut sembari menatap layar datar dalam tengah malam buta ialah kesenanganku dulu. Tak peduli cicak-cicak di dinding, menertawaiku. Masa bodoh.

Dan semenjak aku meninggalkan facebook, iyaap seperti yang kurasai kini. Kini aku lebih sering bermain bebas di twitter. rasanya jadi susah mendapatkan teman curhat lagi. Dan karnanya Aku lebih suka menulisnya dibuku harian,,, kadang-kadang aku menumpahkanya di twitter, tapi itu tadi, aku tidak menemui solusi dan atau pencerahan atas semua kegelisahanku.

….hehe, emang susah ya, makhluk aneh sepertiku, menemui kawan yang bersahabat,.

Ah, Kalau dalam kehidupan berikutnya aku diizinkan untuk lahir kembali, aku ingin menjadi seorang yang punya, nyali besar, kebranian yang tinggi dan juga kesabaran yang panjang membentang. Ya elah dasar manusia biasa, tidak perna puas dengan anugrah yang diberikan tuhan. Jadi inilah, pembuktian bahwa aku sama manusianya sepertimu. Eh ngomong-ngomong untuk beberapa permintaanku barusan, aku sudah termasuk dalam serakah level berapa ya ? sedang kah ?, parah ataukah sangat parah ?.

…..

20:23

Lusia cindy pepo.

RUJAK DAN KEBERSAMAAN.

Kataku Rujak ialah: kebersamaan.

Ia, aku dan teman-teman kerap merasakannya, seperti halnya kemarin ditempat kerja. Beberapa hari yang lalu kami berencana rujakan, dan seperti biasa, masing-masing dari kita mendapat tugas. Aku mendapat tugas mengupas/mengiris2 buah, mba martha dan mba fitry masing-masing mendapat tugas membawa buah mentimun, kedongdong dan bengkoang. Sedangkan ayu bertugas membuat bumbu rujak, dan mempawa pisau plus kertas minyak dari rumah. Dan ketiga sahabatku DIAH, DIA, dan Mba July.. kali ini free, tugasnya bantu menghabiskan rujaknya saja. Hehe.

Ia, kami sering melakukannya.. membuat rujak di tempat keraja, sebenarnya sih di depan tempat kerja ada mas-mas menjual rujak yang udah jadi, yap terlihat lebih praktis begitu. Tapi kami lebih suka membuat rujakan sendiri, lebih uenakk dan seru saja sih rasannya. Bukan berarti rujak milik masnya tidak enak, enak bangat kayannya, soalnya banyak karyawan dari tempat kerjaku membeli rujak disana. Itu tadi, sama seperti kami, mereka juga beli rujak untuk makan bersama sahabat-sahabatnya.